Pages

Tuesday, August 11, 2009

Dunia Ambang

Mengambang adalah posisi dimana sesuatu tidak berada dibawah dan tidak juga berada dipuncak...
Abu-abu.
Tidak saya mengerti kuliah selama ini, pusing iya, capek iya, ga ngerti juga iya...
Sebagian besar materi dari dosen tidak saya pahami, walaupun sudah dengan seluruh kemampuan otak saya kerahkan tetap saja saya tidak paham, seperti memahami Tuhan, keberadaanya yang hanya dapat dirasakan dengan iman...
Mengambang...
Berada dalam sesuatu yang sebenarnya bukan tempat saya...
Mungkin,
untuk menginjak bagian kehidupan ini hanya bisa dengan bakat, bukan sekedar keberuntungan semata.
ingin rasanya saya lepas, tapi begitu banyak jiwa2 lain yang terlalu berharap terhadap saya pada sesuatu yang tidak membuat saya nyaman ini...
saya serasa berada d tengah-tengah suku indian,,
saya tidak mengerti bahasa mereka,
saya tidak paham perasaan mereka,,
saya tidak bisa menalar tindakan mereka,
bahkan saya dibuat pusing dengan gaya berpakaian mereka..
Seperti itulah ketika saya berada dkampus ini, dengan mata kuliah keahlian akutansi,,
saya tidak nyaman, dan saya tidak mampu bertahan, karena bukan ini yang saya inginkan..

Thursday, July 30, 2009

Karet

Ingat karet saya ingat dengan otak manusia.

Sifat elastisitas karet inilah yang identik dengan otak yang mudah bertarik ulur...
Otak manusia yang dapat dengan mudah dirasuki pemahaman tertentu untuk mencapai kehendak si pelaku, famousnya disebut dengan cuci otak. saya jadi ingat tentang cuci mencuci, karet dicuci, ban mobil yang terbuat dari karet dicuci, tapi bayangkan sol sepatu dari karet yang dicuci. Apa yang terjadi??
Licin? mengkilap atau bersih?
Bisa saja kemungkinan tersebut terjadi,,
tetapi ujung-ujungnya sol sepatu yang dipakai akan terkena kotoran juga..
Hal yang saya tulis ini berkenaan dengan kejadian teror di dua hotel asing,,
pelaku bom yg sebelumnya dicuci, bersih dari doktrin lama, kemudia dipenuhi dengan doktrin baru, tetapi saat digunakan, otak tersebut lama-lama akan kembali seperti semula,
dimama letak logika pengebom ketika mematikan korban ledakan? sesungguhnya pelaku sudah bisa menggunakan otaknya secara normal...
Tergantung dari pelaku lah semua terjadi, dapatkah kita simpulkan bahwa pelaku bom adalah orang yang BODOH??
let's see ourself....

Tuesday, July 28, 2009

Esensi Membaur

Kadang manusia itu memang licik,,
membuat semua yang pelik terlihat apik..
Dengan cerdik atau picik?
Hm.....

Hal ini terkait secara pribadi, saya merasa keberatan ddengan fucking crazy sistem dalam perekrutan sebuah anggota organization atau kepanitiaan yang ada di salah satu kampus kedinasan di Jakarta,


Perekrutan yang dengan apik berkedok open rekruitment berubah jadi ajang nepotisme..
Bagaimana tidak, sesungguhnya mereka yang berkuasa (baca: sok menguasai) sudah mendapatkan sederetan nama-nama dikenal, sekali lagi DIKENAL,untuk dijadikan antek2nya...
Lalu mengapa masih perlu yang namanya OR? atau biarlah dikira kegiatan dan kampus adalah milik rakyat yang berwujud mahasiswa?
mungkin saja iya mungkin saja tidak. saya hanya menyampaikan opini..
Opini saya yang berdasar bukan pada hal yang "saya inginkan" tetapi berdasar apa yang terjadi, kenyataan dan bukti...

Bagaimana bisa.persyaratan OR yang MENGHARUSKAN sebuah interview, cv, dan fotokopi sebuah berkas, menjadi ajang pura-pura yang menyebabkan KECACATAN prosedur secara FATAL....

Hal ini semua bukan karena ketidakterpilihnya saya memasuki sebuah naungan yang cukup menarik tersebut, tetapi kekecewaan saya terhadap NEPOTISME yang dibarengi dengan kecacatan prosedur sebuah sistem birokrasi...

Dengan seperti ini,tentu akan mematikan kreatifitas mereka yang baru infant, yang baru saja tergerak raga dan batinya untuk melakukan sesuatu, tiba-tiba saja, dengan keji seperti ditampar tembok beton yang tak terbantahkan....

DILARANG MASUK BAGI MEREKA YANG AWAM...TAK BERIWAYAT..
Mungkin kurang lebih seperti itu plang di depan pintu gerbang "kemerdekaan" oraganisasi (baca: konspirasi)...

Lalu pertanyaanya adalah...
Bagaimana seseorang bisa mengumpulkan segudang riwayat jika dalam membuat riwayat pun masih dkunci digudang? atau lebih jelasnya MASIH TAK DIBERI KESEMPATAN?